Tempat Wisata Sejarah Yang Ada di Indonesia
Scanzona Travel – Indonesia adalah satu diantara negara dengan beberapa tujuan wisata paling baik di dunia. Negeri kita ini mempunyai banyak budaya dan menaruh bermacam kekayaan alam. Nah, dengan mempunyai banyak budaya, tentu saja Indonesia tidak cuma popular jadi tujuan wisata kekayaan alamnya saja, dan juga tujuan wisata sejarah tentang peristiwa-peristiwa yang berlangsung dalam waktu lampau. Beberapa obyek wisata sejarah di Indonesia ini ambil tempat pada beberapa wilayah di selama arkipelago Indonesia, yang bisa ditelisik dari mulai jaman prasejarah sampai waktu kolonial. Berikut 7 tujuan wisata sejarah paling baik di Indonesia yang dapat kalian buat jadi tujuan berlibur seterusnya!
Destinasi Tempat Wisata Sejarah Terbaik di Indonesia
Candi Borobudur
Indonesia dipenuhi dengan beberapa jenis candi serta menyebar di beberapa wilayah. Ada beberapa candi yang bersumber pada jaman kejayaan Hindu-Buddha di nusantara. Yang paling populer ialah candi Borobudur. Candi ini terdapat di wilayah Magelang, Jawa Tengah, serta bisa dibuka lewat dua kota penting seperti Yogyakarta serta Semarang. Beberapa pakar sejarah mengatakan jika candi Borobudur ialah situs sejarah unik sebab dibuat tanpa ada memakai semen benar-benar, cuma dikumpulkan dengan balok yang diatur dengan skema sama-sama kunci. Situs wisata sejarah purbakala ini dikukuhkan jadi satu diantara warisan dunia oleh UNESCO dalam seringkali peluang, menahbiskan keberadaannya jadi tujuan wisata sejarah paling baik di Indonesia.
Kota Tua Jakarta
Untuk obyek wisata sejarah satu ini terdapat di ibukota, Jakarta. Kota tua adalah pusat pemerintahan Indonesia pada jaman kolonial. Pada pusat kota jaman kolonial ini, ada 3 bangunan penting sebagai situs sejarah favorite warga ibukota, yakni Museum Sejarah Jakarta, Kantor Pos serta Museum Seni Rupa serta Keramik. Ke-3 tempat ini dulu semasing adalah tempat penting dalam pemerintah kolonial. Museum Sejarah Jakarta dulu ialah balai kota Batavia, kantor gubernur jenderal VOC, sesaat Museum Seni Rupa serta Keramik ialah gedung dewan pengadilan tingi Batavia, serta kantor pos belum pernah beralih manfaatnya.
Wisata sejarah pas di jantung kota Jakarta ini benar-benar gampang dibuka lewat beberapa moda transportasi, seperti kereta rel listrik, bis transjakarta, atau kendaraan pribadi. Tujuan sejarah favorite pelancong di Jakarta ini mempunyai lapangan yang luas ditengah-tengah ke-3 situs sejarah itu, hingga beberapa pendatang bisa bergabung serta habiskan waktu di lapangan itu.
Masjid Menara Kudus
Berubah mengarah utara dari Yogyakarta serta kembali pada wilayah Jawa Tengah, yakni satu tempat wisata sejarah unik, Masjid Menara Kudus. Pada bangunan suci warga Islam ini, kelihatan percampuran kebudayaan di antara waktu Hindu-Buddha dengan Islam. Masjid ini dibuat seputar tahun 1549, saat penebaran agama Islam di pulau Jawa, serta diprakarsai oleh salah seseorang anggota Wali Sanga, Sunan Kudus. Masijd ini mempunyai keunikan satu menara setinggi 18 mtr., dan sisi basic dengan ukuran 10 x 10 mtr.. Di bagian dalam menara ada satu tangga dari kayu jati, dan hiasan serta corak di bagian luar menara yang terbagi dalam 3 formasi yakni kaki, tubuh, serta pucuk bangunan.
Tujuan wisata sejarah ini adalah satu diantara mesjid paling tua di Indonesia. Terdapat pada bagian barat masjid adalah makam dari Sunan Kudus. Umumnya, tempat ini ramai dipakai oleh beberapa peziarah yang hadir sekaligus juga nikmati keindahan situs sejarah ini. Bila kalian hadir dekati bulan Ramadhan, maka temukan Festival Dhandhangan yang biasanya diselenggarakan masyarakat Kudus untuk menyongsong hadirnya bulan suci.
Situs Purbakala Kokas
Paling akhir serta adalah tujuan wisata sejarah paling timur Indonesia ialah situs purbakala Kokas yang ada di wilayah Fakfak, Papua Barat. Untuk sampai situs purbakala ini kalian harus tempuh perjalanan darat ke arah distrik Kokasi dari terminal Fakfak seputar 50 km., serta bisa ditempuh sepanjang kira-kira 2 jam, lalu diteruskan dengan memakai longboat dengan waktu pintas seputar 1 jam.
Tujuan wisata sejarah ini bisa disaksikan secara baik serta nyaman saat air sedang pasang, sebab kalian bisa naik ke tebing serta memandangnya dari dekat. Oleh warga lokal ditempat tempat wisata pra sejarah ini dinamai Tapurarang, sebab warna merah lukisan cap tangan di tebing, sama dengan warna merah pada darah manusia. Kekhasan dari situs sejarah ini ialah kemiripannya dengan lukisan dinding di wilayah lain, seperti di Sulawesi serta Kalimantan.
Benteng Fort Rotterdam
Dari wilayah Sulawesi terwakilkan oleh tujuan wisata sejarah Benteng Ujung Pandang, atau yang biasa disebutkan Fort Rotterdam. Obyek wisata bersejarah ini dibuat pada saat kerajaan Gowa-Tallo, persisnya pada saat pemerintahan raja Gowa ke-9. Benteng ini terdapat di tepi pantai samping barat kota Makassar, Sulawesi Selatan. Disebut jika dulu benteng ini mempunyai bahan basic tanah liat, tetapi ditukar saat Kerajaan Gowa di pimpin oleh Sultan Alauddin jadi batu padas. Saat Kerajaan Gowa harus mengaku kekalahan dari VOC, benteng ini diberikan pada VOC. Dibawah kendalinya, benteng ini selanjutnya dirubah namanya jadi Fort Rotterdam oleh Cornelis Speelman, jadi ode untuk tanah kelahirannya. Selanjutnya benteng ini dipakai jadi pusat pertahanan serta penampungan rempah-rempah di Indonesia sisi timur. Sekarang, benteng ini popular jadi tujuan wisata sejarah untuk wilayah Sulawesi.